KILASNEWSTV.com, Palembang – Persoalan penutupan akses jalan di kawasan Cineplex Cinde kembali memantik sorotan publik.

Menindaklanjuti aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Masyarakat Cinde Bersatu pada Kamis pagi, (25/6/2026), Pemerintah Kota Palembang akhirnya mengirimkan perwakilan untuk meninjau langsung lokasi yang menjadi sumber polemik tersebut.

Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si. yang sebelumnya dijadwalkan hadir pada pukul 13.00 WIB tidak dapat datang ke lokasi. Sebagai gantinya, Asisten I Pemerintah Kota Palembang, Drs. Kgs. H. Sulaiman Amin, turun langsung ke kawasan Cineplex Cinde untuk melihat kondisi di lapangan serta mendengarkan keterangan dari warga dan sejumlah saksi.

Dalam kunjungan tersebut, Sulaiman Amin melakukan pendokumentasian kondisi akses jalan yang dipersoalkan warga. Sejumlah masyarakat yang ditemui secara tegas menyampaikan tuntutan agar Pemerintah Kota segera membuka kembali akses jalan yang selama ini menjadi jalur penghubung penting bagi warga sekitar.

Saat dimintai penjelasan terkait status jalan tersebut, pihak Kecamatan Ilir Timur I memilih berhati-hati dan tidak memberikan pernyataan lebih jauh. Camat menyebut persoalan tersebut merupakan kewenangan Wali Kota dan Asisten I sehingga dirinya tidak ingin memberikan jawaban yang berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengambilan sikap.

Di sisi lain, dukungan terhadap pembukaan kembali akses jalan datang dari Ketua RT 10A, Aon.

Ia secara terbuka menyatakan setuju dan mendukung langkah pembukaan jalan di kawasan Cineplex Cinde.

Menurut Aon, akses jalan tersebut bukanlah jalur baru, melainkan jalan yang telah ada dan digunakan masyarakat sejak dekade 1960-an.

Karena itu, penutupan jalan dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan warga yang selama puluhan tahun memanfaatkan akses tersebut untuk aktivitas sehari-hari.

“Jalan itu sudah ada sejak tahun 1960-an dan digunakan masyarakat.

Kami meminta agar akses jalan di kawasan Cineplex Cinde dibuka kembali demi kepentingan warga,” tegas Aon di hadapan perwakilan Pemkot.

Aksi dan tuntutan warga ini menjadi ujian bagi Pemerintah Kota Palembang dalam menyelesaikan polemik yang telah berlarut-larut. Warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan peninjauan dan pendataan, tetapi segera mengambil keputusan konkret terkait status jalan yang menjadi akses vital masyarakat.

Aliansi Masyarakat Cinde Bersatu menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada kepastian hukum dan langkah nyata dari Pemerintah Kota Palembang. Mereka menilai hak masyarakat atas akses jalan umum tidak boleh dikorbankan oleh kepentingan apa pun.

Kini publik menunggu sikap tegas Pemerintah Kota Palembang. Apakah akses jalan Cineplex Cinde akan kembali dibuka seperti tuntutan warga, atau polemik ini akan terus berlanjut tanpa penyelesaian yang jelas. Yang pasti, masyarakat menginginkan tindakan nyata, bukan sekadar janji dan peninjauan lapangan.(H Ferizal).