KILASNEWSTV.Com, PALEMBANG — Keluhan warga terkait saluran air yang mampet di kawasan RT 27, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II (SU II), Palembang, langsung mendapat respons cepat dari pemerintah kecamatan.Senin,(05/09/2026).
Pelaksana Tugas (PLT) Camat SU II, Oscar, S.Sos., M.Si., bergerak menindaklanjuti kondisi saluran yang dinilai berpotensi menghambat aliran air, terutama saat curah hujan meningkat.
Normalisasi dilakukan dengan membersihkan bagian saluran yang mengalami penyumbatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi genangan serta memastikan aliran air kembali berjalan dengan baik.
Respons cepat ini sekaligus menunjukkan bahwa persoalan lingkungan di tingkat permukiman tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Saluran air yang tersumbat, jika tidak segera ditangani, dapat berubah menjadi persoalan yang lebih besar bagi warga.
PLT Camat SU II Oscar menegaskan, penanganan saluran air merupakan bagian dari upaya pemerintah kecamatan memberikan pelayanan langsung terhadap keluhan masyarakat.
“Kita merespons laporan warga dengan cepat. Saluran yang mampet kita normalisasi agar aliran air kembali lancar dan tidak menimbulkan genangan,” ujar Oscar.
Menurutnya, penanganan tidak cukup hanya dilakukan ketika saluran sudah tersumbat. Masyarakat juga diminta ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air.
“Kita mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga saluran air. Jangan membuang sampah sembarangan karena dampaknya kembali kepada masyarakat sendiri,” tegasnya.
Oscar juga menekankan pentingnya gotong royong dan kepedulian warga dalam menjaga lingkungan, terlebih menghadapi potensi peningkatan curah hujan.
“Pemerintah kecamatan akan terus merespons setiap laporan masyarakat. Tetapi menjaga kebersihan dan kelancaran saluran air merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Gerak cepat di RT 27 Tangga Takat ini menjadi contoh bahwa persoalan lingkungan di tingkat warga membutuhkan respons yang cepat sebelum berkembang menjadi masalah lebih serius.
Pesannya sederhana: saluran air jangan dibiarkan mampet, dan lingkungan jangan dijadikan tempat membuang sampah.(H Ferizal).








