KILASNEWSTV.com, PALEMBANG – Antusiasme masyarakat menyambut gelaran Piala Dunia 2026 dimanfaatkan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan untuk memperkuat kedekatan dengan warga sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Melalui program Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026, Polda Sumsel menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat selama berlangsungnya ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Program yang digagas langsung Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. ini berlangsung sejak 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Masyarakat dapat menyaksikan pertandingan secara bersama-sama melalui siaran resmi hasil kerja sama dengan TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Tak sekadar menjadi sarana hiburan, kegiatan nobar ini menjadi bagian dari strategi Polri dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Di tengah tingginya euforia sepak bola dunia, Polri hadir untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat pendekatan humanis yang mampu mempererat hubungan sosial dan memperkuat ketahanan masyarakat.
“Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta ruang interaksi yang positif, memperkuat persaudaraan, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya Piala Dunia,” ujarnya.
Program nobar tersebut juga menjadi implementasi nyata konsep Polri Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Selain menyaksikan pertandingan, masyarakat memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan, memperkuat toleransi sosial, dan meningkatkan kesadaran hukum.
Dalam setiap kegiatan, personel kepolisian turut mensosialisasikan berbagai layanan publik, termasuk Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk melaporkan gangguan kamtibmas maupun situasi darurat lainnya.
Menurut Kapolda, momentum Piala Dunia harus menjadi sarana memperkuat persatuan masyarakat, bukan sekadar ajang mendukung tim favorit.
“Dukung tim favoritmu, pererat silaturahmi, dan mari bersama Polri menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Momentum olahraga dunia ini harus menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan kita sebagai bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan nobar merupakan bagian dari strategi komunikasi publik Polri dalam membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat.
“Kami berkomitmen mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang mampu menciptakan ruang interaksi yang aman, edukatif, dan memperkuat persatuan,” kata Nandang.
Melalui program ini, Polda Sumsel berharap tercipta ruang kebersamaan yang mampu mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus memperkuat stabilitas keamanan di Bumi Sriwijaya.
Di tengah semangat sepak bola dunia yang menyatukan berbagai kalangan, Polri berupaya memastikan setiap momentum kebersamaan menjadi energi positif bagi persatuan dan pembangunan daerah.








