KILASNEWSTV.com, PALEMBANG – Gemuruh semangat para karateka muda memenuhi arena Palembang Square (PS Mall) saat Kejuaraan Karate Sakura Series II Piala KONI Kota Palembang 2026 resmi bergulir. Selama tiga hari, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, sebanyak 849 atlet dari 45 kontingen dan 12 perguruan karate bertarung bukan hanya demi medali, tetapi juga demi membuka jalan menuju panggung prestasi yang lebih tinggi.

Kejuaraan ini menjadi bukti bahwa pembinaan karate di Kota Palembang terus bergerak ke arah yang lebih kompetitif. Ribuan orang, mulai dari atlet, pelatih, wasit, hingga orang tua, memadati arena pertandingan yang dipenuhi atmosfer sportivitas dan semangat juang.

Ketua Pelaksana, M. Annas Effendi, S.M., mengungkapkan tingginya antusiasme peserta menjadi indikator bahwa olahraga karate terus mendapat tempat di tengah masyarakat.

“Tahun ini kami mencatat 634 peserta pada kategori Festival dan 215 peserta kategori Open, sehingga total mencapai 849 atlet. Ini menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap karate terus meningkat dan harus terus difasilitasi melalui kompetisi yang berkualitas,” ujarnya.

Menurut Annas, Sakura Series II bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan. Kompetisi menjadi sarana untuk mengukur kemampuan teknik, mental bertanding, sekaligus membangun karakter para karateka sejak usia dini.

Ia menambahkan, suksesnya penyelenggaraan kejuaraan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari KONI Kota Palembang, FORKI, Dinas Pendidikan, jajaran wasit, pelatih, orang tua atlet, hingga manajemen Palembang Square yang memberikan ruang bagi terselenggaranya kejuaraan.

“Kami ingin Sakura Series terus berkembang menjadi kejuaraan yang profesional dan menjadi salah satu barometer pembinaan karate di Sumatera Selatan. Karena itu, setiap masukan akan menjadi evaluasi agar kualitas penyelenggaraan semakin baik pada masa mendatang,” katanya.

Komitmen pembinaan juga ditegaskan Ketua Harian FORKI Kota Palembang yang juga Ketua Umum Shindoka Sumatera Selatan, Aiyudin Asral, S.Pd., M.Si., M.Pd. Menurutnya, kompetisi seperti Sakura Series memiliki peran penting dalam mencetak regenerasi atlet yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

“Prestasi tidak lahir dari latihan saja. Atlet membutuhkan kompetisi yang rutin agar mental bertanding terbentuk. Sakura Series harus menjadi agenda tetap karena dari sinilah bibit-bibit terbaik Kota Palembang dan Sumatera Selatan dapat ditemukan,” ujar Aiyudin.

Ia berharap para atlet tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, dan rasa hormat kepada sesama karateka.

Dukungan penuh juga datang dari Ketua KONI Kota Palembang, Anton Nurdin, J.P., S.T., S.H., M.Si., yang diwakili Ketua Harian KONI Kota Palembang, M. Ali Ruben, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembinaan olahraga prestasi harus dimulai dari kompetisi yang konsisten dan berjenjang.

“Kejuaraan seperti Sakura Series merupakan investasi jangka panjang bagi dunia olahraga. Atlet yang bertanding hari ini adalah calon-calon juara masa depan. Karena itu, pembinaan tidak boleh berhenti pada latihan, tetapi harus diperkuat melalui kompetisi yang sehat, terukur, dan berkesinambungan,” tegasnya.

M. Ali Ruben menambahkan, KONI Kota Palembang akan terus memperkuat kolaborasi dengan FORKI, pemerintah daerah, dan seluruh perguruan karate agar pembinaan atlet semakin terarah.

“KONI berkomitmen memberikan dukungan terhadap setiap kegiatan yang mampu melahirkan atlet berkualitas. Kami ingin Kota Palembang terus menjadi lumbung atlet karate yang mampu berbicara di tingkat nasional hingga internasional,” katanya.

Ia juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjadikan kejuaraan ini sebagai proses pembelajaran.

“Jangan hanya mengejar podium. Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk membangun mental juara, meningkatkan disiplin, dan memperkuat karakter. Atlet hebat bukan hanya diukur dari medali, tetapi juga dari sikap dan integritasnya,” pesannya.

Kejuaraan Sakura Series II Piala KONI Kota Palembang 2026 menjadi lebih dari sekadar agenda pertandingan. Ajang ini mempertemukan semangat pembinaan, kompetisi yang sehat, dan tekad bersama untuk melahirkan generasi karateka yang mampu membawa nama Kota Palembang dan Sumatera Selatan bersinar di tingkat nasional maupun internasional.(H Ferizal).